Kita terlatih berkorban dengan ekonomi dan waktu berharga yang kita miliki. Sekali lagi, tidak mungkin orang mencintai kita, kalau kita tak memiliki akhlak yang baik, dengan kesantunan dan ketawadhuan

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –

Di manapun posisi kita strategis untuk kemenangan dakwah. Bukan soal jabatan ataupun pengakuan. Jika setiap peran kita isi dengan penuh keikhlasan itulah sumber kemenangan.

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –

Politik adalah sarana dan upaya kita untuk memenangkan dakwah kita. Tapi pondasi untuk meraih kemenangan itu adalah tarbiyah dan dakwah.

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –

Menangkan Allah.. Kalau mereka memperebutkan dunia, biarlah mereka ambil. Biarlah mereka mengambil harta, sementara kita fokus pada keberkahan dan perjuangan. Menangkanlah Allah dalam Akhlak, menangkanlah Allah dalam Politik, Menangkanlah Allah dalam Seluruh aspek

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –

Berbuat baiklah….Ini perintah Allah setelah ruku’, sujud dan beribadah kepada-Nya. Semangat untuk berbuat baik harus melekat pada diri setiap muslim di manapun dan kapanpun ia berada. Yang paling manfaat kepada sesama yang paling dicinta oleh Allah SWT.

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –

Soliditas kita adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar. Oleh karena itu, dakwah dan tarbiyah harus menjadi panglima dalam kita bergerak dan berpolitik. Keimanan harus menjadi pondasi, karena dengan iman itulah Allah akan membukakan pintu hidayah kepada orang-orang yang kita dakwahi.

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –

Kita tidak mengharamkan posisi, jabatan dan kekuasaan. Tapi semua itu untuk membangun negeri dan menegakkan kebenaran. Bukan untuk yang lain.

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –

Partai ini panglimanya adalah dakwah, panglimanya adalah dzikrullah dan shalawat kepada nabi, panglimanya adalah ibadah kepada Allah. Lakukan dengan itqon dan ihsan.

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –

Tidak ada yang lebih hebat dari Allah. Kita membangun negeri ini untuk mendapatkan kecintaan Allah, bukan untuk kepentingan nafsu pribadi. Untuk ikhlas seperti itu memang tidak mudah, tapi jika sudah menjadi kebiasaan, dia mudah saja dan tidak menganggap itu sebagai keikhlasan. Itulah seorang mukhlasin, yang iblis pun tidak mampu menggodanya.

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –

Darimana kita tahu bahwa seseorang atau partai itu mendapatkan cahaya Allah? Itu terlihat dari hati-hati mereka yg selalu berdzikir kepada Allah. Semoga partai ini mencintai dan dicintai Allah, dan memperoleh kemenangan di dunia dan akhirat.

– Habib Dr. Salim Segaf Aljufri, M.A. –